berikut merupakan modul excel.
silahkan digunakan dan dimanfaatkan untuk mengajarkan materi microsoft excel.
modul ini di desain untuk dipakai pada microsoft excel 2007.
namun bisa juga digunakan pada microsoft excel 2010.
bisa dgunakan pada microsoftb excel 2003, dengan beberapa penyesuaian (bagian interface) sebelumnya.
silahkan di download dan disebarkan ke yang lain.
modul_microsoft_excel_2007_2010_2003
file ini sengaja di letakkan di indowebster, guna mempercepat proses downloadnya.
setelah download, rename file menjadi modul microsoft excel 2007.pdf
maka modul akan siap digunakan
Tampilkan postingan dengan label Materi Perkuliahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Perkuliahan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 Mei 2011
modul excel
Writed by:
Unknown
on:
21.31
Label:
Lain-lain,
Materi Perkuliahan,
Multimedia,
Pendidikan,
tutorial
Jumat, 18 Februari 2011
Materi Multimedia pembelajaran
Berikut ini saya berikan Link but download materi multimedia pendidikan.
semua berkas dalam format PDF dan Powerpoint 2007 ke atas. jadi tidak bisa di buka pada office 2003
bagi yang tidak punya office 2007 download file dalam format pdf
materi pertemuan 1 dan 2
Arti Fungsi Prinsip jenis-jenis media pendidikan
format pdf
arti fungsi dan jenis media.pdf
Modul Multimedia format pdf
Modul Multimedia pendidikan
pemilihan media (materi 3 dan 4)
pemilihan media
format pdf
pemilihan media.pdf
materi terakhir mata kuliah multimedia pendidikan
pengembangan dan evaluasi media (materi 5 dan 6)
pengembangan dan evaluasi media pembelajaran
format pdf
pengembangan dan evaluasi media pembelajara.pdf
untuk software yang digunakan silahkan mengcopy dari teman sekelas atau ke tempat saya langsung. dengan membawa CD kosong.
silahkan mulai membuat tugas media anda masing-masing
ditugas dikumpulkan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan di kelas
semua berkas dalam format PDF dan Powerpoint 2007 ke atas. jadi tidak bisa di buka pada office 2003
bagi yang tidak punya office 2007 download file dalam format pdf
materi pertemuan 1 dan 2
Arti Fungsi Prinsip jenis-jenis media pendidikan
format pdf
arti fungsi dan jenis media.pdf
Modul Multimedia format pdf
Modul Multimedia pendidikan
pemilihan media (materi 3 dan 4)
pemilihan media
format pdf
pemilihan media.pdf
materi terakhir mata kuliah multimedia pendidikan
pengembangan dan evaluasi media (materi 5 dan 6)
pengembangan dan evaluasi media pembelajaran
format pdf
pengembangan dan evaluasi media pembelajara.pdf
untuk software yang digunakan silahkan mengcopy dari teman sekelas atau ke tempat saya langsung. dengan membawa CD kosong.
silahkan mulai membuat tugas media anda masing-masing
ditugas dikumpulkan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan di kelas
Selasa, 30 November 2010
Perkembangan Sosial dan Bahasa Remaja
2.1 Perkembangan Sosial Remaja
2.1.1. Pengertian Perkembangan Hubungan Sosial
Pengertian perkembangan sosial adalah berkembangnya tingkat hubungan antarmanusia sehubungan dengan meningkatnya kebutuhan hidup manusia.
2.1.2. Pengertian Perkembangan Sosial Remaja
Manusia tumbuh dan berkembang pada masa bayi ke masa dewasa melalui beberapa langkah dan jenjang. Kehidupan anak dalam menelusuri perkembangan itu pada dasarnya merupakan kemampuan mereka berinteraksi dengan lingkungan. Interaksi sosial merupakan proses sosialisasi yang mendudukkan anak sebagai insan yang secara aktif melakukan proses sosialisasi. Bersosialisasi pada dasarnya merupakan proses penyesuaian diri terhadap lingkungan kehidupan sosial. Pada masa remaja, interaksi dan pengenalan/pergaulan dengan teman sebaya terutama lawan jenis menjadi sangat penting. Pada akhirnya pergaulan sesama manusia merupakan suatu kebutuhan.
2.1.1. Pengertian Perkembangan Hubungan Sosial
Pengertian perkembangan sosial adalah berkembangnya tingkat hubungan antarmanusia sehubungan dengan meningkatnya kebutuhan hidup manusia.
2.1.2. Pengertian Perkembangan Sosial Remaja
Manusia tumbuh dan berkembang pada masa bayi ke masa dewasa melalui beberapa langkah dan jenjang. Kehidupan anak dalam menelusuri perkembangan itu pada dasarnya merupakan kemampuan mereka berinteraksi dengan lingkungan. Interaksi sosial merupakan proses sosialisasi yang mendudukkan anak sebagai insan yang secara aktif melakukan proses sosialisasi. Bersosialisasi pada dasarnya merupakan proses penyesuaian diri terhadap lingkungan kehidupan sosial. Pada masa remaja, interaksi dan pengenalan/pergaulan dengan teman sebaya terutama lawan jenis menjadi sangat penting. Pada akhirnya pergaulan sesama manusia merupakan suatu kebutuhan.
Writed by:
Unknown
on:
10.22
Perkembangan Bahasa Remaja dan Implikasinya dalam Pendidikan
Pengertian Perkembangan Bahasa
Sesuai dengan fungsinya, bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh seorang dalam pergaulannya atau hubungannya dengan orang lain. bahasa merupakan alat bergaul. Oleh karena itu penggunaan bahasa menjadi efektif sejak seorang individu memerlukan berkomunikasi dengan orang lain. Sejak seorang bayi mulai berkomunikasi dengan orang lain, sejak itu pula bahasa diperlukan. Sejalan dengan perkembangan hubungan sosial, maka perkembangan bahasa seorang (bayi anak) dimulai dengan meraban (suara atau bunyi tanpa arti) dan diikuti dengan bahasa atau suku kata, dua suku kata, menyusun kalimat sederhana dan seterusnya melakukan sosialisasi dengan menggunakan bahasa yang kompleks sesuai dengan tingkat perilaku sosial.
Perkembangan bahasa terkait dengan perkembangan kognitif yang berarti faktor intelek/kognisi sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan berbahasa. Bayi yang tingkat intelektualnya belum berkembang dan masih sangat sederhana, bahasa yang digunakannya juga sangat sederhana. Semakin bayi itu tumbuh dan berkembang serta mulai mampu memahami lingkungan, maka bahasa mulai berkembang dari tingkat yang sangat sederhana menuju ke bahasa yang kompleks. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh lingkungan, karena bahasa pada dasarnya merupakan hasil belajar dari lingkungan.
Sesuai dengan fungsinya, bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh seorang dalam pergaulannya atau hubungannya dengan orang lain. bahasa merupakan alat bergaul. Oleh karena itu penggunaan bahasa menjadi efektif sejak seorang individu memerlukan berkomunikasi dengan orang lain. Sejak seorang bayi mulai berkomunikasi dengan orang lain, sejak itu pula bahasa diperlukan. Sejalan dengan perkembangan hubungan sosial, maka perkembangan bahasa seorang (bayi anak) dimulai dengan meraban (suara atau bunyi tanpa arti) dan diikuti dengan bahasa atau suku kata, dua suku kata, menyusun kalimat sederhana dan seterusnya melakukan sosialisasi dengan menggunakan bahasa yang kompleks sesuai dengan tingkat perilaku sosial.
Perkembangan bahasa terkait dengan perkembangan kognitif yang berarti faktor intelek/kognisi sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan berbahasa. Bayi yang tingkat intelektualnya belum berkembang dan masih sangat sederhana, bahasa yang digunakannya juga sangat sederhana. Semakin bayi itu tumbuh dan berkembang serta mulai mampu memahami lingkungan, maka bahasa mulai berkembang dari tingkat yang sangat sederhana menuju ke bahasa yang kompleks. Perkembangan bahasa dipengaruhi oleh lingkungan, karena bahasa pada dasarnya merupakan hasil belajar dari lingkungan.
Writed by:
Unknown
on:
08.52
Konsep Visi Sekolah
Penerapan konsep manajemen strategis di sekolah menuntut setiap sekolah untuk dapat menetapkan dan mewujudkan visi yang hendak dicapai dari sekolah tersebut secara eksplisit. Namun, sayangnya upaya perumusan visi yang terjadi di sekolah-sekolah kita saat ini terkesan masih latah (stereotype) dan sekedar pengulangan dari nilai dan prioritas nasional. Dari beberapa sekolah yang pernah penulis amati, pada umumnya perumusan visi sekolah cenderung menggunakan rumusan dua kata yang hampir sama yaitu “prestasi” dan “iman-taqwa”, Memang bukahlah hal yang keliru jika sekolah hendak mengusung visi sekolah dengan merujuk pada kedua nilai tersebut. Tetapi jika perumusannya menjadi seragam, kurang spesifik serta kurang inspirasional mungkin masih patut untuk dipertanyakan kembali.
Boleh jadi, hal ini mengindikasikan adanya kesulitan tersendiri dari sekolah (pemimpin dan warga sekolah sekolah yang bersangkutan) untuk merumuskan visi yang paling tepat bagi sekolahnya, baik kesulitan yang terkait tentang pengertian dasar dari visi itu sendiri maupun kesulitan dalam mengidentifikasi dan merefleksi nilai-nilai utama yang hendak dikembangkan di sekolah.
Dalam perspektif manajemen, visi sekolah memiliki arti penting terutama berkaitan dengan keberlanjutan (sustainability) organisasi sekolah itu sendiri, Tanpa visi, organisasi dan orang-orang di dalamnya tidak mempunyai arahan yang jelas, tidak mempunyai cara yang tepat dalam melangkah ke masa depan dan tidak memiliki komitmen (Foreman, 1998).
Boleh jadi, hal ini mengindikasikan adanya kesulitan tersendiri dari sekolah (pemimpin dan warga sekolah sekolah yang bersangkutan) untuk merumuskan visi yang paling tepat bagi sekolahnya, baik kesulitan yang terkait tentang pengertian dasar dari visi itu sendiri maupun kesulitan dalam mengidentifikasi dan merefleksi nilai-nilai utama yang hendak dikembangkan di sekolah.
Dalam perspektif manajemen, visi sekolah memiliki arti penting terutama berkaitan dengan keberlanjutan (sustainability) organisasi sekolah itu sendiri, Tanpa visi, organisasi dan orang-orang di dalamnya tidak mempunyai arahan yang jelas, tidak mempunyai cara yang tepat dalam melangkah ke masa depan dan tidak memiliki komitmen (Foreman, 1998).
Writed by:
Unknown
on:
08.29
Visi, MIsi dan Tujuan Sekolah
A. VISI
Visi mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi kedepan dengan memperhatikan potensi kekinian yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dan menjadi harapan masyarakat .
Penentuan visi sekolah harus memenuhi beberap kriteria atau rambu-rambu yaitu :
1. Berorientasi ke masa depan, dalam arti memiliki wawasan kedepan agar sekolah sebagai lembaga pembaharu harus selalu menawarkan inovasi-inovasi yang dapat menjadi pecerah masyarakat dan lingkungannya.
2. Dikembangkan bersama oleh seluruh warga sekolah. Dalam penentuan visi sekolah seyogyanya mengakomodasi seluruh aspirasi dari segenapkomponen pendidikan, agar visi tersebut betul-betul merupakan cita-cita bersama sehingga perwujudtannya menjadi tanggung jawab bersama pula.
Visi mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi kedepan dengan memperhatikan potensi kekinian yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dan menjadi harapan masyarakat .
Penentuan visi sekolah harus memenuhi beberap kriteria atau rambu-rambu yaitu :
1. Berorientasi ke masa depan, dalam arti memiliki wawasan kedepan agar sekolah sebagai lembaga pembaharu harus selalu menawarkan inovasi-inovasi yang dapat menjadi pecerah masyarakat dan lingkungannya.
2. Dikembangkan bersama oleh seluruh warga sekolah. Dalam penentuan visi sekolah seyogyanya mengakomodasi seluruh aspirasi dari segenapkomponen pendidikan, agar visi tersebut betul-betul merupakan cita-cita bersama sehingga perwujudtannya menjadi tanggung jawab bersama pula.
Writed by:
Unknown
on:
08.12
Selasa, 23 November 2010
Emosi Remaja
Pengertian Emosi
Menurut Crow & Crow (1958) pengertian emosi adalah pengalaman afektif yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang tampak.
Emosi adalah warna afektif yang kuat dan disertai oleh perubahan-perubahan pada fisik.Pada saat terjadi emosi sering kali terjadi perubahan-perubahan pada fisik antara lain :
1. Reaksi elektris pada kulit : meningkat bila terpesona
2. Peredaran darah : bertambah cepat bila marah
3. Denyut jantung : bertambah cepat bila terkejut
4. Pernafasan : bernafas panjang kalau kecewa
5. Pupil mata : membesar bila marah
Menurut Crow & Crow (1958) pengertian emosi adalah pengalaman afektif yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang tampak.
Emosi adalah warna afektif yang kuat dan disertai oleh perubahan-perubahan pada fisik.Pada saat terjadi emosi sering kali terjadi perubahan-perubahan pada fisik antara lain :
1. Reaksi elektris pada kulit : meningkat bila terpesona
2. Peredaran darah : bertambah cepat bila marah
3. Denyut jantung : bertambah cepat bila terkejut
4. Pernafasan : bernafas panjang kalau kecewa
5. Pupil mata : membesar bila marah
Kamis, 30 September 2010
Rencana konvergensi IFRS di Indonesia
IFRS (International Financial Reporting Standard) merupakan pedoman penyusunan laporaan keuangan yang diterima secara global. Sejarah terbentuknya pun cukup panjang dari terbentuknya IASC/ IAFC, IASB, hingga menjadi IFRS seperti sekarang ini. Jika sebuah negara menggunakan IFRS, berarti negara tersebut telah mengadopsi sistem pelaporan keuangan yang berlaku secara global sehingga memungkinkan pasar dunia mengerti tentang laporan keuangan perusahaan di negara tersebut berasal.
Indonesia pun akan mengadopsi IFRS secara penuh pada 2012 nanti, seperti yang dilansir IAI pada peringatan HUT nya yang ke – 51. Dengan mengadopsi penuh IFRS, laporan keuangan yang dibuat berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi signifikan dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS. Adopsi penuh IFRS diharapkan memberikan manfaat :
1. memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan menggunakan SAK yang dikenal
secara internasional
2. meningkatkan arus investasi global
3. menurunkan biaya modal melalui pasar modal global
dan menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan
Strategi adopsi yang dilakukan untuk konvergensi ada dua macam, yaitu big bang strategy dan gradual strategy. Big bang strategy mengadopsi penuh IFRS sekaligus, tanpa melalui tahapan – tahapan tertentu. Strategi ini digunakan oleh negara – negara maju. Sedangkan pada gradual strategy, adopsi IFRS dilakukan secara bertahap. Strategi ini digunakan oleh negara – negara berkembang seperti Indonesia.
Indonesia pun akan mengadopsi IFRS secara penuh pada 2012 nanti, seperti yang dilansir IAI pada peringatan HUT nya yang ke – 51. Dengan mengadopsi penuh IFRS, laporan keuangan yang dibuat berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi signifikan dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS. Adopsi penuh IFRS diharapkan memberikan manfaat :
1. memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan menggunakan SAK yang dikenal
secara internasional
2. meningkatkan arus investasi global
3. menurunkan biaya modal melalui pasar modal global
dan menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan
Strategi adopsi yang dilakukan untuk konvergensi ada dua macam, yaitu big bang strategy dan gradual strategy. Big bang strategy mengadopsi penuh IFRS sekaligus, tanpa melalui tahapan – tahapan tertentu. Strategi ini digunakan oleh negara – negara maju. Sedangkan pada gradual strategy, adopsi IFRS dilakukan secara bertahap. Strategi ini digunakan oleh negara – negara berkembang seperti Indonesia.
IFRS (INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARD)
Setelah mendengar kabar dari teman-teman bahwa Indonesia, IAI khususnya akan merubah kiblat standar akuntansi Indonesia dari GAAP ke IFRS. Berdasarkan hal itu saya coba untuk mencari informasi lebih lanjut di www.kaskus.us, berikut ini informasi yang saya dapatkan.
Seperti kita ketahui, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menargetkan bahwa Indonesia akan mengadopsi secara penuh International Financial Reporting Standard (IFRS) yang merupakan standar pelaporan akuntansi yang dipakai banyak negara di dunia (kecuali Amerika Serikat yang punya US-GAAP).
Saat ini, IFRS sendiri juga sedang mengalami perubahan signifikan terkait dengan fair value measurement yang mengaplikasikan prinsip "subtance over form" dan mengagungkan nilai relevansi, dan mulai meninggalkan sifat keandalan.
Ada beberapa keuntungan dan keterbatasan apabila Indonesia menerapkan IFRS secara penuh, yaitu:
Keuntungan:
* IFRS telah menjadi standar acuan bagi banyak negara di dunia, sehingga laporan keuangan perusahaan di Indonesia dan negara lain menjadi semakin dapat diperbandingkan karena menggunakan standar yang sama, yaitu IFRS
Seperti kita ketahui, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menargetkan bahwa Indonesia akan mengadopsi secara penuh International Financial Reporting Standard (IFRS) yang merupakan standar pelaporan akuntansi yang dipakai banyak negara di dunia (kecuali Amerika Serikat yang punya US-GAAP).
Saat ini, IFRS sendiri juga sedang mengalami perubahan signifikan terkait dengan fair value measurement yang mengaplikasikan prinsip "subtance over form" dan mengagungkan nilai relevansi, dan mulai meninggalkan sifat keandalan.
Ada beberapa keuntungan dan keterbatasan apabila Indonesia menerapkan IFRS secara penuh, yaitu:
Keuntungan:
* IFRS telah menjadi standar acuan bagi banyak negara di dunia, sehingga laporan keuangan perusahaan di Indonesia dan negara lain menjadi semakin dapat diperbandingkan karena menggunakan standar yang sama, yaitu IFRS
Kamis, 08 Juli 2010
JENIS-JENIS AUDIT KEUANGAN
Dalam bagian ini akan dijelaskan jenis-jenis audit yang akan dilaksanakan oleh auditor sektor publik. Dalam setiap audit, perlu dimulai dengan penetapan tujuan untuk menentukan jenis audit yang dilaksanakan serta standar audit yang harus diikuti oleh auditor. Berdasarkan tujuannya Audit sektor publik dibagi menjadi tiga jenis yaitu:
- Audit Keuangan
Writed by:
Unknown
on:
15.30
Kode – kode dalam Akun Pajak
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-23 IPJ /2010
TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-38/PJ/2009
TENTANG BENTUK FORMULIR SURAT SETORAN PAJAK
TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN
Senin, 14 Juni 2010
Tinjauan Umum Persekutuan
Pengertian Persekutuan dan Unsur Pokok Persekutuan
- Pengertian Persekutuan
Unsur Pokok Persekutuan yaitu :- Gabungan atau asosiasi para sekutu.
- Pemilikan dan pengelolaan bersama.
Writed by:
Unknown
on:
21.36
Sabtu, 12 Juni 2010
Penggabungan Usaha dan Akuisisi
Penggabungan Usaha
Pengertian Penggabungan Usaha
Dunia usaha semakin lama semakin berkembang dan persaingan dalam jenis produk, mutu produk, maupun pemasarannya semakin ramai dan ketat sehingga seringkali timbul persaingan yang tidak sehat dan saling mengalahkan.
Untuk mengatasi adanya saling merugikan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, perlu kiranya diadakan suatu bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Salah satu bentuk kerjasama yang dapat ditempuh adalah dengan melalui penggabungan usaha antara dua atau lebih perusahaan dengan perusahaan yang lain baik yang sejenis maupun yang tidak sejenis.
Berdasarkan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) No. 22 paragraf 08 tahun 1999 :
”Penggabungan usaha (business combination) adalah pernyataan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan (uniting wiith) perusahaan lain atau memperoleh kendali (control) atas aktiva dan operasi perusahaan lain”
Sedangkan menurut Hadori Yunus (1981 : 224), pengertiannya adalah sebagai berikut :
”Penggabungan badan usaha adalah usaha untuk menggabungkan suatu perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain ke dalam satu kesatuan ekonomis.”
Dari definisi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa penggabungan usaha merupakan usaha pengembangan atau perluasan perusahaan dengan cara menyatukan perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain menjadi satu kesatuan ekonomi.
Pengertian Penggabungan Usaha
Dunia usaha semakin lama semakin berkembang dan persaingan dalam jenis produk, mutu produk, maupun pemasarannya semakin ramai dan ketat sehingga seringkali timbul persaingan yang tidak sehat dan saling mengalahkan.
Untuk mengatasi adanya saling merugikan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, perlu kiranya diadakan suatu bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Salah satu bentuk kerjasama yang dapat ditempuh adalah dengan melalui penggabungan usaha antara dua atau lebih perusahaan dengan perusahaan yang lain baik yang sejenis maupun yang tidak sejenis.
Berdasarkan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) No. 22 paragraf 08 tahun 1999 :
”Penggabungan usaha (business combination) adalah pernyataan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan (uniting wiith) perusahaan lain atau memperoleh kendali (control) atas aktiva dan operasi perusahaan lain”
Sedangkan menurut Hadori Yunus (1981 : 224), pengertiannya adalah sebagai berikut :
”Penggabungan badan usaha adalah usaha untuk menggabungkan suatu perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain ke dalam satu kesatuan ekonomis.”
Dari definisi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa penggabungan usaha merupakan usaha pengembangan atau perluasan perusahaan dengan cara menyatukan perusahaan dengan satu atau lebih perusahaan lain menjadi satu kesatuan ekonomi.
Writed by:
Unknown
on:
12.54
Harga Transfer
Yang dimaksudkan dengan harga transfer (transfer price) adalah nilai atau harga internal antar divisi dalam suatu perusahaan. Divisi yang menerima dianggap sebagai pembeli dan divisi yang mengirim dianggap sebagai penjual. Dampak dari harga transfer terhadap divisi antara lain :
1. Dampak Terhadap Ukuran Kinerja Divisi.
Harga yang dikenakan untuk barang yang ditransfer mempengaruhi biaya divisi pembeli dan pendapatan divisi penjual. Artinya, laba kedua divisi tersebut sebagaiman juga evaluasi dan kompensasi para manajer mereka, dipengaruhi oleh harga transfer.
2. Dampak terhadap Keuntungan Perusahaan.
Meskipun harga transfer actual tidak mempengaruhi perusahaan sebagai kesatuan, penetapan harga transfer ternyata mampu mempengaruhi tingkat laba yang dihasilkan oleh perusahaan dengan dua cara yaitu jika ia mempengaruhi perilaku divisi dan ia mempengaruhi pajak pengahsilan. Divisi-divisi, yang bertindak secara independent, mungkin menetapkan harga transfer yang memaksimalkan laba devisi tetapi menimbulkan pengaruh sebaliknya bagi laba perusahaan secara keseluruhan.
1. Dampak Terhadap Ukuran Kinerja Divisi.
Harga yang dikenakan untuk barang yang ditransfer mempengaruhi biaya divisi pembeli dan pendapatan divisi penjual. Artinya, laba kedua divisi tersebut sebagaiman juga evaluasi dan kompensasi para manajer mereka, dipengaruhi oleh harga transfer.
2. Dampak terhadap Keuntungan Perusahaan.
Meskipun harga transfer actual tidak mempengaruhi perusahaan sebagai kesatuan, penetapan harga transfer ternyata mampu mempengaruhi tingkat laba yang dihasilkan oleh perusahaan dengan dua cara yaitu jika ia mempengaruhi perilaku divisi dan ia mempengaruhi pajak pengahsilan. Divisi-divisi, yang bertindak secara independent, mungkin menetapkan harga transfer yang memaksimalkan laba devisi tetapi menimbulkan pengaruh sebaliknya bagi laba perusahaan secara keseluruhan.
Writed by:
Unknown
on:
12.41
Label:
AKBI,
Akuntansi,
Akuntansi Biaya,
Materi Perkuliahan,
Pendidikan
Pengantar Teori Akuntansi
Teori akuntansi berisi keseluruhan analisis dan komponennya yang menjadi sumber acuan untuk menjelaskan dan memprediksi gejala atau peristiwa dalam akuntansi.
Seperangkat konsep, definisi dan proposisi yang saling berkaitan secara sistematis yang diajukan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena atau fakta Seperangkat hipotesis yang bersifat deskriptif sebagai hasil penelitian dengan menggunakan metode ilmiah tertentu.
Dengan demikian, status teori akuntansi akan menjadi sains setara dengan pengertian teori dalam astronomi, ekonomika, fisika, biologi dsb. Ia juga dapat didefinisikan sebagai sains yang berdiri sendiri yang menjadi sumber atau induk pengetahuan atau praktik akuntansi.
Teori akuntansi akan merupakan seperangkat hipotesis yang bersifat deskriptif sebagai hasil penelitian dengan menggunakan metode ilmiah tertentu. Istilah ini juga sering dimaksudkan sebagai suatu penalaran logis yang memberikan penjelasan dan alasan tentang perlakuan akuntansi tertentu dan tentang struktur akuntansi yang berlaku dalam suatu wilayah tertentu.
Teori akuntansi membahas proses pemikiran atau penalaran untuk menjelaskan kelayakan prinsip atau praktik akuntansi tertentu yang sudah berjalan atau untuk memberikan landasan konseptual dalam penentuan standar atau praktik yang baru.
Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa teori akuntansi merupakan penalaran logis, gagasan-gagasan mendasar, atau gagasan-gagasan yang berkaitan dan konsisten.
Teori Akuntansi Positif dan Normatif
Sebelum kita membicarakan hubungan antara teori Akuntansi Positif dan dan Teori Akuntansi Normative, ada baik nya jika kita mencoba membedakan sasaran dasar yang dimiliki kedua teori akuntansi tersebut.
Menurus Suwardjono (2002), perbadaan antara Teori Akuntansi Positif dan Akuntansi Normative adalah sebagai berikut:
Menurus Suwardjono (2002), perbadaan antara Teori Akuntansi Positif dan Akuntansi Normative adalah sebagai berikut:
Pembeda | Positif | Normatif |
Bentuk Penyataan | Is | Should |
Nada Pertanyaan | Descriptive | Prespektive |
Bidang Masalah | Facts | Valuesm/ Idealism |
Basis Penyimpulan | Objective/ Empirical | Subjective |
Kriteria Penerimaan Teori | True/False | Good/bad |
Metoda Pengujian | Science | Art |
Writed by:
Unknown
on:
11.55
Label:
Akuntansi,
Materi Perkuliahan,
Pendidikan,
Teori Akuntansi
Jumat, 11 Juni 2010
Kode Etik Akuntan Manajemen
kode Etik merupakan suatu pedoman bagi seseorang dalam menjalankan profesinya secara profesional. Kode etik mengatur seseoran dalam besikap dan berperilaku secara etis didalam suatu organisasi profesi tersebut. Perilaku etis melibatkan pemilihan tindakan-tindakan yang benar dan sesuai serta tepat. Tingkah laku kita mungkin benar atau salah; sesuai atau menyimpang; dan keputusan yang kita buat dapat adil atau berat sebelah. Orang sering berbeda pandangan terhadap arti istilah etis; tatapi tampaknya terdapat suatu prinsip umum yang mendasari semua sistem etika. Prinsip ini diekspresikan oleh keyakinan bahwa setiap anggota kelompok mempunyai tanggung jawab untuk kebaikan anggota lainnya. Keinginan untuk berkorban demi kebaikan kelompoknya merupakan inti dari tindakan yang etis.
Ada sepuluh nilai inti yang diidentifikasi menghasilkan prinsip-prinsip yang melukiskan benar dan salah dalam kerangka umum. Sepuluh nilai tersebut adalah:
1. Kejujuran (honesty)
2. Integritas (integrity)
3. Memegang janji (promise keeping)
4. Kesetiaan (fidelity)
5. Keadilan (fairness)
6. Kepedulian terhadap sesama (caring for others)
7. Penghargaan kepada orang lain (respect for others)
8. Kewarganegaraan yang bertanggung jawab (responsible citizenship)
9. Pencapaian kesempurnaan (pursuit of excellence)
10. Akuntabilitas (accountibility)
IMA (Institute of Management Accountants) mengeluarkan suatu pernyataan yang menguraikan tentang standar perilakuk etis akuntan manajemen. Akuntan manajemen tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan standar ini atau mereka tidak akan menerima pelaksanaan tindakan-tindakan tersebut dari orang lain dalam organisasi mereka. Standar tersebut adalah sebagai berikut:
Ada sepuluh nilai inti yang diidentifikasi menghasilkan prinsip-prinsip yang melukiskan benar dan salah dalam kerangka umum. Sepuluh nilai tersebut adalah:
1. Kejujuran (honesty)
2. Integritas (integrity)
3. Memegang janji (promise keeping)
4. Kesetiaan (fidelity)
5. Keadilan (fairness)
6. Kepedulian terhadap sesama (caring for others)
7. Penghargaan kepada orang lain (respect for others)
8. Kewarganegaraan yang bertanggung jawab (responsible citizenship)
9. Pencapaian kesempurnaan (pursuit of excellence)
10. Akuntabilitas (accountibility)
IMA (Institute of Management Accountants) mengeluarkan suatu pernyataan yang menguraikan tentang standar perilakuk etis akuntan manajemen. Akuntan manajemen tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan standar ini atau mereka tidak akan menerima pelaksanaan tindakan-tindakan tersebut dari orang lain dalam organisasi mereka. Standar tersebut adalah sebagai berikut:
Writed by:
Unknown
on:
14.53
Perbedaan Akuntansi Keuangan dengan Akuntansi Manejemen
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki perbedaan yang substansial.Secara garis besar perbedaan akuntansi keuangan dengan akuntnsi manajemen meliputi aspek: Pengguna, Waktu, Batasan, Tipe Informasi, Sifat Informasi dan Cakupannya. Untuk lebih jelasnya lihat tabel dibawah ini:
Keterangan | Akuntansi Keuangan | Akuntansi Manajemen |
· Audience | Eksternal | Internal |
· Tujuan | Melaporkan kinerja masa lalu pada pihak eksternal | Memberitahukan pembuatan keputusan internal oleh tenaga kerja dan manajer, umpan balik dan pengendalian kinerja operasi |
· Waktu | Terlambat, historis | Saat ini, orientasi masa yang akan datang |
· Batasan | Regulasi, dikendalikan oleh aturan-aturan standar keuangan | Tidak ada regulasi, sistem dan informasi ditentukan oleh manajemen untuk mempertemukan kebutuhan stratejik dan operasional disini |
· Tipe informasi | Hanya mengukur keuangan | Keuangan dan operasional dan pengukuran fisik proses, teknologi, supplier, pelanggan, dan kompetitor |
· Sifat informasi | Objektif, dapat diaudit, reliabel, konsisten, dan tepat | Lebih subjektif dan dengan pertimbangan, valid, relevan dan akurat |
· Cakupan | Laporan organisasi keseluruhan | Memberitahukan keputusan dan tindakan |
Writed by:
Unknown
on:
14.39
Data dan Informasi dalam Akuntansi Management
Peranan penting informasi Akuntansi Manajemen dalam organisasi
1. Data dan Informasi
a. Data
Manajemen bergulat dengan data-data. Data-data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan. Manajemen modern menuntut para manajer berpikir secara rasional. Oleh karena itu, manajemen perlu berhubungan dengan data dalam membuat suatu keputusan.
b. Informasi
Informasi adalah data yang sudah diolah, atau dengan kata lain hasil olahan data yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi ini berbeda dengan berita atau isu. Pemerolehan informasi dapat dari berbagai sumber baik eksternal maupun internal. Kadang perusahaan dalam mengambil keputusan tidak berdasarkan data dan informasi, namun lebih menggunakan intuisi.Pengambilan keputusahan manajemen harus rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah daripada irrasional (dukun, klenik, fengsui, hongsui, naga dina, intuisi, dsb)
c. Syarat Informasi
Menurut Suwardjono, nilai informasi ada tiga yaitu menambah pengetahuan, menambah keyakinan dan mengubah keputusan. Di samping itu, Suwarjono mendefinisikan kualitas informasi sebagai Karakteristik yang melekat pada informasi sehingga informasi bermakna bagi pemakai dan memberi keyakinan kepada pemakai sehingga bermanfaat dalam keputusan. Dengan demikian sesuatu dikatakan sebagai informasi apabila bermakna, memberi keyakinan dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan.
1. Data dan Informasi
a. Data
Manajemen bergulat dengan data-data. Data-data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan. Manajemen modern menuntut para manajer berpikir secara rasional. Oleh karena itu, manajemen perlu berhubungan dengan data dalam membuat suatu keputusan.
b. Informasi
Informasi adalah data yang sudah diolah, atau dengan kata lain hasil olahan data yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi ini berbeda dengan berita atau isu. Pemerolehan informasi dapat dari berbagai sumber baik eksternal maupun internal. Kadang perusahaan dalam mengambil keputusan tidak berdasarkan data dan informasi, namun lebih menggunakan intuisi.Pengambilan keputusahan manajemen harus rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah daripada irrasional (dukun, klenik, fengsui, hongsui, naga dina, intuisi, dsb)
c. Syarat Informasi
Menurut Suwardjono, nilai informasi ada tiga yaitu menambah pengetahuan, menambah keyakinan dan mengubah keputusan. Di samping itu, Suwarjono mendefinisikan kualitas informasi sebagai Karakteristik yang melekat pada informasi sehingga informasi bermakna bagi pemakai dan memberi keyakinan kepada pemakai sehingga bermanfaat dalam keputusan. Dengan demikian sesuatu dikatakan sebagai informasi apabila bermakna, memberi keyakinan dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan.
Writed by:
Unknown
on:
14.20
Kamis, 10 Juni 2010
SEKILAS TENTANG STANDARD AUDITING
Standard Auditing
Standar Auditing adalah sepuluh standar yang ditetapkan dan disahkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang terdiri dari standar umum, standar pekerjaan lapangan, dan standar pelaporan beserta interpretasinya. Standar auditing merupakan pedoman audit atas laporan keuangan historis. Standar auditing terdiri atas sepuluh standar dan dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar Auditing (PSA). Dengan demikian PSA merupakan penjabaran lebih lanjut masing-masing standar yang tercantum di dalam standar auditing.
Di Amerika Serikat, standar auditing semacam ini disebut Generally Accepted Auditing Standards (GAAS) yang dikeluarkan oleh the American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)
Standar Auditing adalah sepuluh standar yang ditetapkan dan disahkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang terdiri dari standar umum, standar pekerjaan lapangan, dan standar pelaporan beserta interpretasinya. Standar auditing merupakan pedoman audit atas laporan keuangan historis. Standar auditing terdiri atas sepuluh standar dan dirinci dalam bentuk Pernyataan Standar Auditing (PSA). Dengan demikian PSA merupakan penjabaran lebih lanjut masing-masing standar yang tercantum di dalam standar auditing.
Di Amerika Serikat, standar auditing semacam ini disebut Generally Accepted Auditing Standards (GAAS) yang dikeluarkan oleh the American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)
Langganan:
Postingan (Atom)

