------------------------------------------------- tracking code - googleanalitic ------------------------------------------

Jumat, 11 Juni 2010

Data dan Informasi dalam Akuntansi Management

Peranan penting informasi Akuntansi Manajemen dalam organisasi

1. Data dan Informasi

a. Data
Manajemen bergulat dengan data-data. Data-data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan. Manajemen modern menuntut para manajer berpikir secara rasional. Oleh karena itu, manajemen perlu berhubungan dengan data dalam membuat suatu keputusan.

b. Informasi
Informasi adalah data yang sudah diolah, atau dengan kata lain hasil olahan data yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi ini berbeda dengan berita atau isu. Pemerolehan informasi dapat dari berbagai sumber baik eksternal maupun internal. Kadang perusahaan dalam mengambil keputusan tidak berdasarkan data dan informasi, namun lebih menggunakan intuisi.Pengambilan keputusahan manajemen harus rasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah daripada irrasional (dukun, klenik, fengsui, hongsui, naga dina, intuisi, dsb)

c. Syarat Informasi
Menurut Suwardjono, nilai informasi ada tiga yaitu menambah pengetahuan, menambah keyakinan dan mengubah keputusan. Di samping itu, Suwarjono mendefinisikan kualitas informasi sebagai Karakteristik yang melekat pada informasi sehingga informasi bermakna bagi pemakai dan memberi keyakinan kepada pemakai sehingga bermanfaat dalam keputusan. Dengan demikian sesuatu dikatakan sebagai informasi apabila bermakna, memberi keyakinan dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan.

Agar informasi berkualitas, maka informasi tersebut harus memenuhi beberapa karakteristik sebagai berikut:
1) Tepat waktu
Informasi harus tepat waktu, apabila informasi datang terlambat maka informasi tersebut tidak berguna lagi. Ketepatan waktu sangat dibutuhkan manajemen dalam persaingan global.
Agar informasi dapat tepat waktu, perusahaan perlu menyusun sistem informasi sedemikian rupa sehingga informasi tersebut dapat diakses dengan cepat, dari manapun, namun aman (kerahasiaan informasi dapat dijaga dengan baik).
2) Relevan
Yang dimaksud dengan relevan adalah kesesuaian informasi tersebut dengan kebutuhan manajemen. Informasi yang relevan akan sangat mendukung manajemen dalam pengambilan keputusan. Manajemen dapat mengambil keputusan dengan tepat tanpa bias.
3) Akurat
Sistem informasi memiliki karakteristik akurat (tepat). informasi yang akurat akan menjamin ketepatan dalam pengambilan keputusan manajemen. Semakin tepat suatu informasi, maka informasi tersebut semakin dapat membimbing dan mengarahkan manajemen untuk membuat keputusan yang paling tepat dan baik untuk kemajuan organisasi.
4) Broadscope
Yang dimaksud broadscope adalah keluasan informasi. Informasi yang diberikan kepada manajemen harus luas (kompleks). Dengan informasi yang luas, manajemen dapat meminimisir risiko yang mungkin timbul dari keputusan yang dibuat.
Penyedia informasi dalam perusahaan adalah Unit Sistem Informasi. Unit ini bertanggungjawab atas data-data dan pengolahan data, baik data finansial maupun non finansial. Unit Sistem informasi pada saat ini memainkan peran yang amat strategis bagi kemajuan perusahaan.

e. Manfaat Informasi
1) Membantu manajemen untuk mengenali lingkungan internal maupun eksternal
2) Mendorong manajemen untuk bertindak lebih baik
3) Membantu perencanaan manajemen
4) Membantu manajemen dalam penilaian kinerja
5) Memotivasi manajemen
6) Membantu manajemen dalam pengambilan keputusan

f. Informasi Akuntansi Manajemen
Informasi akuntansi manajemen mengacu pada proses perbaikan nilai secara terus menerus untuk menambah nilai produk atau jasa yang berkaitan dengan rencana, desain, ukuran dan operasi sistem informasi finansial dan nonfinansial yang membimbing dan mengarahkan tindakan manajemen, memotivasi perilaku, dan mendukung serta menciptakan nilai budaya yang diperlukan untuk mencapai sasaran organisasi.

2. Informasi Akuntansi Manajemen
a. Pengertian
Informasi akuntansi manajemen adalah sebuah proses penambahan nilai dari perencanaan, pendesainan, pengukuran, operasi non finansial maupun finansial sistem informasi yang memberikan arah (membimbing) tindakan manajemen.

b. Beberapa contoh informasi akuntansi manajemen:
1) Laporan pengeluaran dari sebuah departemen operasi
2) Perhitungan kos dalam memproduksi sebuah produk
3) Pengukuran kinerja ekonomis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan meninggalkan komentar anda sebagai tanda mata bagi kami.
mohon dengan sangat untuk tidak meninggalkan komentar yang berbau pornografi dan SARA.
eTrimakasih telah mampir di rumah kami dan telah bermurah hati, untuk memberikan komentar pada artikel-artikel kami

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails